Minggu, 12 Mei 2019

MEMBUAT JARINGAN ROUTER STATIC

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN INTER VLAN




Disusun Oleh Kelompok A :
Zulfanullah
NIM: 064001600015
Annas Al Farisi R.
NIM: 064001800001
Kevin adley JS
NIM: 064001800010
Michael     
NIM: 064001800029


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019

I. Tujuan Praktikum
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum tujuh matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan Routing Static.

II. Teori Percobaan
Tracer merupakan aplikasi untuk mensimulasikan jaringan komputer.

Pengertian Router adalah Sebuah Alat Yang Mengirimkan Paket Data Melalui Sebuah Jaringan Atau Internet Menuju Tujuannya, Melalui Sebuah Proses Yang Dikenal Sebagai Routing.

Router berfungsi sebagai alat penghubung beberapa jaringan yang sama atau berbeda.

Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.

III. Langkah-Langkah Percobaan
1.Buat topologi seperti berikut ini. 
2. Atur IP address dan Default Gateway masing-masing PC

3. Setting CLI pada masing-masing Router
Router3
Router>en            // enable
Router #conf t        //configure terminal
Router (config)#int fa0/0              //setting interface dari router ke switch
Router (config-if)#ip add 172.16.1.1 255.255.255.0 
Router (config-if)#no shut             //mengaktifkan setting diatasnya
Router (config-if)#ex         //exit
Router (config)#
Router (config)#int s2/0      //setting interface serial di Router
Router (config-if)#ip add 172.16.2.1255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex

Router4
Router >en
Router #conf t
Router (config)#int fa0/0
Router (config-if)#ip add 172.16.3.1 255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router (config)#
Router (config)#int s2/0
Router (config-if)#ip add 172.16.2.2 255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router (config)#
Router (config)#int s3/0
Router (config-if)#ip add 172.16.4.1255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router6
Router >en
Router #conf t
Router (config)#int fa0/0
Router (config-if)#ip add 172.16.5.1255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router (config)#
Router (config)#int s2/0
Router (config-if)#ip add 172.16.4.2255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex

3. Lakukan setting Routing pada CLI router.
Router3
Router (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.2.2
Router (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.2.2
Router4
Router (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1
Router (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.4.2
Router6                      
Router (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.4.1
Router (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.4.1

5. Jalankan ping untuk mengetes apakah PC saling terhubung.


IV. Kesimpulan
    Cisco Packet Tracker merupakan sebuah program yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam praktik diatas. Mempelajari program tersebut mudah,asalkan kita teliti dan jangan sampai melakukan kesalahan karena jika kita membuat kesalahan program tidak dapat dijalankan. Dengan praktik pada kali ini saya menyimpulkan bahwa saya sudah dapat dan mampu menjalankan program seperti langkah-langkah yang disebutkan diatas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar