Minggu, 12 Mei 2019

PEMBUATAN KABEL UTP

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
PEMBUATAN KABEL UTP




Disusun Oleh Kelompok A :
Zulfanullah
NIM: 064001600015
Annas Al Farisi R.
NIM: 064001800001
Kevin adley JS
NIM: 064001800010
Michael     
NIM: 064001800029


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019


Tujuan
Laporan ini disusun untuk menyelesaikan tugas praktikum kesembilan dari mata kuliah Jaringan Komputer. Disamping itu praktikum ini juga dapat menjadi panduan umum untuk membuat kabel UTP secara baik dan benar.

Teori Percobaan
Kabel UTP adalah singkatan dari UTP yaitu Unshielded Twisted Pair. Kabel UTP terbuat dari bahan pengantar tembaga, mempunyai isolasi dari plastik dan terbungkus dari bahan isolasi yang dapat melindungi dari api dan juga kerusakan fisik. Kabel UTP terdiri dari 4 pasang inti kabel yang saling bergabung dimana masing – masing pasang mempunyai kode dengan warna yang berbeda.
Kabel UTP adalah suatu jenis kabel yang dapat dipakai untuk membuat jaringan komputer. Kabel UTP terdiri dari bagian dalam yang berisi 4 pasang kabel. Kabel Twisted Pair Cable tersebut terbagi ke dalam 2 jenis diantaranya adalah Shielded dan Unshielded.

ALAT DAN BAHAN
-kabel UTP
-Connector RJ-45
-Crimping tools
-RJ-45 LAN Tester
LANGKAH KERJA
1.Siapkan alat dan bahannya

2.Kupas ujung kabel sekitar 2 cm, sehingga kabel bagian dalam terlihat dan siap untuk di crimping

3.Urutkan warna kabel UTP tersebut sesuai dengan jenisnya, dalam hal ini adalah Straight

4.Kemudian masukkan kabel-kabel tersebut ke dalam Jack RJ-45 sesuai dengan urutan tadi yaitu sebagai berikut:
a.Orange Putih pada Pin 1
b.Orange pada Pin 2
c.Hijau Putih pada Pin 3
d.Biru pada Pin 4
e.Biru Putih pada Pin 5
f.Hijau pada Pin 6
g.Coklat Putih pada Pin 7
h.Coklat pada Pin 8.

5.Masukkan kabel tersebut hingga bagian ujungnya menyentuh tembaga di dalam jack.

6.Masukan jack RJ-45 yang sudah terpasang dengan kabel tadi ke dalam mulut tang crimping yang sesuai sampai bagian pin Jack RJ-45 berada didalam mulut tang.

7.Lalu tekan dan jepit jack sampai berbunyi.

8.Tes lah kabel tersebut menggunakan LAN tester.
 
KESIMPULAN
Dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa pemasangan kabel utp merupakan pekerjaan yang butuh ketelitian dan konsentrasi tinggi. Kesalahan sedikit saja pada pemasangan dapat membuat kabel tidak berfungsi dengan baik. Pemasangan dan pengetesan kabel utp berjalan dengan baik.

ROUTING DINAMIS

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN ROUTING DINAMIS




Disusun Oleh Kelompok A :
Zulfanullah
NIM: 064001600015
Annas Al Farisi R.
NIM: 064001800001
Kevin adley JS
NIM: 064001800010
Michael     
NIM: 064001800029


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019


TUJUAN
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum kedelapan matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga berguna sebagai panduan umum untuk konfigurasi routing dinamis didalam Cisco Packet Tracer.

TEORI PERCOBAAN
Dynamic Routing (Router Dinamis) adalah routing yang dilakukan oleh router dengan cara membuat jalur komunikasi data secara otomatis sesuai dengan pengaturan yang dibuat.
Kelebihan Routing Dinamis :
1.      Cocok untuk area besar/luas
2.       Hanya mengenalkan alamat yang terhubung langsung dengan routernya
3.      Bila terjadi penambahan suatu network baru tidak perlu semua router dikonfigurasi, hanya router yang berkaitan saja
4.     Router secara otomatis berbagi informasi
Kekurangan Routing Dinamis Kecepatan pengenalan dan kelengkapan IP Table terbilang lama karena router membroadcast ke semua router lainnya sampai ada yang cocok sehingga setelah konfigurasi harus menunggu beberapa saat agar setiap router mendapat semua alamat IP yang ada.

LANGKAH PERCOBAAN
1. Buat topologinya, yang terdiri dari 3 buah router dan 3 buah PC yang masing-masing routernya terhubung dengan 1 PC berbeda. Router pertama dan kedua terhubung dengan serial 2, sementara router kedua dan ketiga terhubung dengan serial 3. 

Kemudian isilah IP address untuk PC0 192.1.1.2 dan default gateway 192.1.1.1, sementara untuk PC1 isi IP address dengan 193.1.1.2 dan default gateway 193.1.1.1 lalu untuk PC2 isi IP address dengan 194.1.1.2 dan default gateway 194.1.1.1

  Setelah melakukan konfigurasi IP untuk PC lalu kita lakukan konfigurasi IP untuk router. Pertama pilih Router0 dan masuk ke CLI, kemudian masukan perintah berikut.
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Sementara untuk Router1 masukan perintah berikut.
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 193.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.1 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex

Kemudian untuk Router2 berikan perintah berikut.
Router#en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 194.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 11.1.1.2 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Keseluruhan perintah yang diberikan pada ketiga router tersebut adalah konfigurasi router untuk serial router dan juga konfigurasi jaringan FastEthernet0/0 masing-masing routernya.

 Langkah selanjutnya adalah mengonfigurasi routing RIP pada masing-masing router. Untuk Router0 masukkan perintah berikut di dalam CLI.
Router>en
Router#conf t
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 192.1.1.0
Router(config-router)#network 10.1.1.0
Sementara untuk Router1 masukkan perintah berikut.
Router>en
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 10.1.1.0
Router(config-router)#network 193.1.1.0
Router(config-router)#network 11.1.1.0
Lalu untuk Router2 masukkan perintah berikut.
Router>en
Router#conf t
Router(config)#router rip
Router(config-router)#network 194.1.1.0
Router(config-router)#network 11.1.1.0

Langkah terakhir adalah proses ping secara acak, lakukan untuk menguji bahwa keseluruhan konfigurasi yang sudah kita buat dapat berjalan dengan baik dan lancar.
Terlihat bahwa keseluruhan proses ping sudah berhasil/Successful.
KESIMPULAN
- Cisco Packet Tracker merupakan sebuah program yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam perancangan simulasi jaringan komputer
- Mempelajari program tersebut mudah,asalkan kita teliti dan jangan sampai melakukan kesalahan karena jika kita membuat kesalahan program tidak dapat dijalankan.
- Dengan praktik pada kali ini saya menyimpulkan bahwa saya sudah dapat menjalankan program seperti langkah-langkah yang disebutkan diatas.

MEMBUAT JARINGAN ROUTER STATIC

LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN INTER VLAN




Disusun Oleh Kelompok A :
Zulfanullah
NIM: 064001600015
Annas Al Farisi R.
NIM: 064001800001
Kevin adley JS
NIM: 064001800010
Michael     
NIM: 064001800029


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019

I. Tujuan Praktikum
Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum tujuh matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan Routing Static.

II. Teori Percobaan
Tracer merupakan aplikasi untuk mensimulasikan jaringan komputer.

Pengertian Router adalah Sebuah Alat Yang Mengirimkan Paket Data Melalui Sebuah Jaringan Atau Internet Menuju Tujuannya, Melalui Sebuah Proses Yang Dikenal Sebagai Routing.

Router berfungsi sebagai alat penghubung beberapa jaringan yang sama atau berbeda.

Gateway adalah sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protokol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari satu jaringan computer dapat diberikan kepada jaringan komputer lain yang protokolnya berbeda.

III. Langkah-Langkah Percobaan
1.Buat topologi seperti berikut ini. 
2. Atur IP address dan Default Gateway masing-masing PC

3. Setting CLI pada masing-masing Router
Router3
Router>en            // enable
Router #conf t        //configure terminal
Router (config)#int fa0/0              //setting interface dari router ke switch
Router (config-if)#ip add 172.16.1.1 255.255.255.0 
Router (config-if)#no shut             //mengaktifkan setting diatasnya
Router (config-if)#ex         //exit
Router (config)#
Router (config)#int s2/0      //setting interface serial di Router
Router (config-if)#ip add 172.16.2.1255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex

Router4
Router >en
Router #conf t
Router (config)#int fa0/0
Router (config-if)#ip add 172.16.3.1 255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router (config)#
Router (config)#int s2/0
Router (config-if)#ip add 172.16.2.2 255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router (config)#
Router (config)#int s3/0
Router (config-if)#ip add 172.16.4.1255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router6
Router >en
Router #conf t
Router (config)#int fa0/0
Router (config-if)#ip add 172.16.5.1255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex
Router (config)#
Router (config)#int s2/0
Router (config-if)#ip add 172.16.4.2255.255.255.0
Router (config-if)#no shut
Router (config-if)#ex

3. Lakukan setting Routing pada CLI router.
Router3
Router (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.2.2
Router (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.2.2
Router4
Router (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.2.1
Router (config)#ip route 172.16.5.0 255.255.255.0 172.16.4.2
Router6                      
Router (config)#ip route 172.16.1.0 255.255.255.0 172.16.4.1
Router (config)#ip route 172.16.3.0 255.255.255.0 172.16.4.1

5. Jalankan ping untuk mengetes apakah PC saling terhubung.


IV. Kesimpulan
    Cisco Packet Tracker merupakan sebuah program yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam praktik diatas. Mempelajari program tersebut mudah,asalkan kita teliti dan jangan sampai melakukan kesalahan karena jika kita membuat kesalahan program tidak dapat dijalankan. Dengan praktik pada kali ini saya menyimpulkan bahwa saya sudah dapat dan mampu menjalankan program seperti langkah-langkah yang disebutkan diatas.

JARINGAN INTER VLAN


LAPORAN PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER
JARINGAN INTER VLAN




Disusun Oleh Kelompok A :
Zulfanullah
NIM: 064001600015
Annas Al Farisi R.
NIM: 064001800001
Kevin adley JS
NIM: 064001800010
Michael     
NIM: 064001800029


Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Trisakti
Jakarta – Indonesia
2019

I.Tujuan Praktikum
            Laporan ini dibuat untuk menyelesaikan praktikum enam matakuliah Jaringan Komputer. Selain itu, hal ini juga beguna sebagai panduan umum dalam membuktikan percobaan jaringan Inter Virtual Local Area Network.

II.Teori Percobaan
             
Virtual LAN atau disingkat VLAN merupakan sekelompok perangkat pada satu LAN atau lebih yang dikonfigurasikan (menggunakan perangkat lunak pengelolaan) sehingga dapat berkomunikasi seperti halnya bila perangkat tersebut terhubung ke jalur yang sama, padahal sebenarnya perangkat tersebut berada pada sejumlah segmen LAN yang berbeda.
    Agar komputer yang berbeda VLAN dapat terkoneksi maka dibutuhkan perangkat layer 3 yaitu router
Router adalah Perangkat yang menghubungkan jaringan yang berbeda, dengan membuat sub interface VLAN yang IP Address tersebut dijadikan gateway untuk client merupakan alternetif untuk menghubungkan semua perangkat walaupun beda VLAN

III.Langkah-Langkah Percobaan
           
1.     Pasang 1 router, 1 switch dan  6 pc. Lalu sambungkan dengan kabel automatic


2.     Setting ip addres, submask, dan gateaway pada setiap pc
3.     Setting cli pada router, seperti gambar di bawah ini
4.     Lalu setting VLAN database pada switch
vlan number : 100        vlan number : 200
vlan name : TIF        vlan name :SI

5.     Masih pada swicth, buka file klik fastEthernet 0/1 (router – swicth), dan pilih trunk.

6.      Untuk fastEthernet 0/2 sampai 0/4 (swicth – pc), pilih access (TIF 100)

7.      Untuk fastEthernet 0/5 sampai 0/7 (swicth – pc), pilih access (SI 200)

8.      Lalu lakukan percobaan ping contohnya dari pc 3 ke pc 1. Lihat hasilnya

9.      Setelah sukses. Kita coba kirim surat dari pc 3 ke pc 1.

10.     Setiap PC sudah terhubung. 

IV. Kesimpulan
     Cisco Packet Tracker merupakan sebuah program yang sangat membantu dalam kehidupan sehari-hari contohnya dalam praktik diatas. Mempelajari program tersebut mudah,asalkan kita teliti dan jangan sampai melakukan kesalahan karena jika kita membuat kesalahan program tidak dapat dijalankan. Dengan praktik pada kali ini saya menyimpulkan bahwa saya sudah dapat dan mampu menjalankan program seperti langkah-langkah yang disebutkan diatas.